wajah yang penuh peluh menghapiriNya dengan jalan yang tertatih2
dia dengan rela membasuh wajahNya yang penuh luka
sapu tangan sutera yang begitu ia sayang kini telah dipenuhi dengan noda darah yang tak mungkin bisa di hapus selayaknya sediakala
dengan tatapan kosong-nya mencoba mengingat2 kembali siapa dia
dia hanya tersenyum dan mulai menasehati sebuah arti kehidupan yang tak pernah di lupakan-Nya
"hidup dimulai dengan kesakitan yang teramat sangat dan diakhiri dengan kedamaian abadi..."
ya.. itulah yang dijelaskan oleh dia tentang arti sebuah kehidupan
dalam sekejap dia pun menghilang dan takkan pernah bertemu dengan-Nya
menghilang dalam kedamaian abadi yang takkan pernah bisa di ungkap oleh kehebatan otak manusia
_maling
Friday, August 3, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment